Kode Keras Episode 6 Strange Day Walkthrough

Hari yang aneh atau hari yang begitu tak terkatakan. Aku aja bingung bagaimana untuk mendeskripsikannya. Ini terlalu absurd untuk dikatakan, atau dituliskan.

Pada episode ke-6 dari game Kode Keras (untuk) Cowok dari Cewek kali ini berjudul Strange Day. Bisa diterjemahkan dengan Hari yang Aneh atau Hari yang Absurd

Seperti pada episode-episode sebelumnya, di mana ada kejutan-kejutan yang membedakan satu episode dengan yang lain. Pada episode kali ini rasanya kejutan itu terletak pada pilihan kita, atau bagaimana kita diuji antara kejujuran dan berbohong. Bahkan dalam satu sesi tanya jawab harus jujur kemudian berbohong dalam waktu yang bersamaan, atau sebaliknya. Singkatnya, anehlah.

Kali ini ada beberapa karakter yang cameback seperti, Pak Iwan, Mamang Asep, bahkan ada Ibu Sri dan Caca, meski, ya gitudah. Kalian akan bertemu mereka dalam situasi yang menuju ke game over alias jawaban kalian salah. 


Lalu ada beberapa karakter baru. Pertama adalah Rini, ketua klub Bahasa Inggris yang pernah di singgung oleh Lala pada episode pertama, saat Adit baru pertama kali PDKT. Anehnya, si Rini ini berambut pirang or blonde. Padahal, mengingat setiap karakter yang ada tak ada jenis rambut yang demikian (rambut warni-warni seperti yang sering kita temukan di Anime). 


Kemudian ada Yance alias Yanto, banci yang menjaga toserba. Anehnya, bancinya kok botak. Seumur-umur aku baru tahu ada banci botak. Pakai kaus bertuliskan Baper Maning lagi. Tapi kok rasa-rasanya mirip sama Pak Iwan, ya? Hehe. Mungkin kembarannya guru tersebut.

1. Drama Upacara.

Lala kehilangan topinya dan terpaksa Adit harus merelakan miliknya untuk dipakai Lala. Akankah Adit mengikuti upacara tanpa topi atau malah kabur? 


+ Aku minta maaf >> Aku sih biasa cek dulu >> Yaudah, pake topi aku dulu >> Ah mending cabut aja >> Ngumpet di kelas aja >> Bisa ikut upacara nih >> Lewat depat kelas Lala deh >> Dari toilet pak >> Cukup oke sih… >> Aku tadi gak upacara >> Telat masuk barisan … >>

2. Drama Lipstik.

Lala beli lipstik dari temannya, tapi Adit dapat kabar bahwa hari itu akan ada rasia mendadak di sekolah, hingga keselamatan benda tersebut terancam. Lala tak mau tahu, pokoknya Adit harus bisa menyembunyikan lipstik tersebut dari mata para Guru. 


+ Buat apaan? >> Umpetin di kebun belakang >> Saya beliin pulsa deh >> Simpen di loker >> Yah Pak, saya gak bisa >>

3. Drama Ketemu Rini.

Rini lempar uang ke Lala mirip video pelakor yang lagi viral belakangan ini. Bagaimana reaksi Adit (tepatnya kita sih yang main)? 


+ Lagi dapet ya? >> Tahan Lala >> Bisa diem gak >> Malu lo sama jabatan >> Ya gua belain cewek gua >> Bukannya lo sendiri yang mulai? >> Minumannya tumpah, aku beliin lagi? >> Tadi kita ngobrol sampe mana ya? >> Oh iya aku lupa >>

4. Drama Loker.

Kita diberikan pilihan untuk bertemu dengan Caca, Ibu Sri, Pak Iwan, atau Mamang Asep. Dua di antara mereka adalah jebakan, sementara dua lagi harus ditemui sesuai dengan urutan yang sudah ditetapkan, kalau nggak, game over.


+ Terus gimana >> Tanya Pak Iwan >> Ada barang saya pak, ketinggalan >> Lipstik >> Ini bekas acara pentas seni >> Ada yang ketinggalan >> Beliin Nasi Padang >> Temenin buka puasa >>

5. Drama Pulang Sekolah.

Ketemu orang gila (nggak ditampilin sih) dan Yance alias Yanto. 


+ Ntar gendutan >> Mau main game >> Ngumpet >> Kasih makanan >> Lontong >> Tenangin Lala >> Ogah ah >> Trus gimana >> Panggil Yance >> Buat pacar saya >> Biasa, cewek >> Dih apaan sih? >> Loh, tapi kan lo bukan pacar gua? >>

Dan begitulah hari absurd kalian berakhir.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini