Virtual Piala Presiden 2018 Review

Piala Presiden memang sudah berakhir pada hari Sabtu tanggal 17 kemarin, yang dimenangkan oleh Persija setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0 di stadion Gelora Bung Karno (GBK). Meski cukup disayangkan, karena meninggalkan jejak-rekam yang cukup buruk, bahkan medali Bambang Pamungkas hilang entah ke mana. 

Lepas dari euforia kemenangan Persija atas Bali United dengan skor telak tersebut, kita bisa mengulang lagi kompetisi tersebut lewat sebuah game bernama Dual Soccer - Virtual Piala Presiden 2018.


Sebenarnya kemarin aku iseng nyari game sepak bola, karena sudah cukup lama nggak main game bergenre ini sejak main PES Mod di PPSSPP kira-kira setahun yang lalu, kemudian menemukan game Ini. Yah, meski kemudian jadi enggan main lagi.

A. Game.

Title: Dual Soccer - Virtual Piala Presiden 2018
Developer: Axitama
On/Off: Offline
Sign-in: No
Size: 49MB
Version: 3.0.4 (9 Feb 2018)
Genre: Sports
Rating: 3+
Ads(iklan): Yes
In-app purchase: Yes (IDR 5,000-12,000)
Stars: 4.0 (2,221 users)

 (data pada tanggal 24 Februari 2018)


B. Gameplay. 


Sama seperti game sepak bola pada umumnya. Kalian diberi kesempatan untuk memilih sebuah tim terlebih dahulu, mungkin bedanya adalah, kita tak ada pilihan lain selain langsung berkompetisi di Piala Presiden.

Total ada 24 tim yang bisa kalian mainkan, mulai dari finalis kemarin, Persija dan Bali United, sampai Arema Malang, Bandung FC, serta Persipura, dan lainnya. Yang menarik adalah, setiap kalian menekan logo sepak bolanya, akan ada yell-yell dari suporter masing-masing, meski rasanya agak-agak mirip. Dengan arti lain, kurang variatif.


Terlebih lagi, logo tersebut tidak sesuai dengan logo aslinya. Mungkin karena masalah lisensi, atau ada faktor lain yang hanya bisa kita duga-duga saja.

Saat pertama kali memainkannya, kalian akan mendapatkan beberapa info soal apa saja yang ada di layar, seperti berikut ini:



Beberapa tombol di sebelah kanan layar agak aneh atau asing menurutku. Ada pass, shoot, sprint, dan tackle, namun baik saat aku yang memegang bola atau lawan, tombol itu tak berubah makna.

Aku bahkan tak bisa menemukan tombol mana yang berfungsi sebagai pressing saat lawan memegang bola. Hanya ada fitur tackle untuk mengambil bola dari kaki lawan. Dan beberapa kali aku main, rasanya tak ada wasit yang memberikan peluit pelanggaran, atau bahkan kartu. Sebuah variabel yang seharusnya tak bisa dilepaskan dari game bertema sepak bola.

Sementara itu, ada beberapa fitur yang rasanya cukup berlebihan, walau itu mungkin ditujukan untuk hiburan. Salah satunya adalah bola yang mempunyai efek jejak di belakangnya, mirip-miriplah dengan jejak-aura di anime Tsubasa, dan ada pula sebuah ledakan di gawang saat bola masuk atau gol, serta selebrasi kekinian, yang kurasa hanya untuk hiburan semata.


C. Control.

Kontrolnya cukup sulit, meski sudah diberikan dua pilihan, yaitu menggunakan tombol macam analog atau menerapkan sistem layar sentuh.


Dan seperti yang kubilang di atas, aku masih belum menemukan bagaimana melakukan pressing terhadap pemaian lawan.


D. Graphic.

Untuk game dengan ukuran kecil seperti ini, yah, jangan mengharapkan grafis yang wah. Meski demikian, rasanya memang kurang begitu baik sih. Bahkan rasanya, berada di bawah Winning Eleven Play Station One a.k.a PSX.


Meski ada satu hal yang kupikir cukup baik, yaitu papan iklan di samping lapangan. Semua iklan tersebut adalah parodi dari iklan aslinya, kecuali iklan milik developernya.


E. Music.

Hal paling menarik dari musiknya adalah suara yel-yel dari penonton yang dimiliki oleh tim masing-masing. Mungkin juga suara ledakan saat gol terjadi.


F. Kesimpulan.

Untuk sebuah game yang mengusung genre olah raga, khususnya sepak bola dengan tema Piala Presiden, sepertinya game ini tidak dimaksimalkan dengan baik. Grafisnya sederhana, kontrol yang kurang baik, efek ledakan pada gol yang tak perlu, meski ada nilai positifnya juga, yaitu yel-yel penonton yang berbeda dari setiap tim dan selebrasi gol kekinian.

Untuk coba-coba, sekedar iseng, game ini cukup layak dimainkan. Tapi untuk permainan yang serius, yang akan membuat game tersebut bertahan cukup lama di smartphone, kurasa game ini bukanlah game seperti itu. Atau bukan game sepak bola yang kucari selama ini. Sekian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini