Dungeon999 Review

Suatu hari, populasi slime di kota meningkat secara masif. Awalnya hal itu bukanlah masalah besar, tapi mereka tumbuh makin beringas. Demi menghindari hal buruk kedepannya, penduduk memutuskan untuk mengirim sang petualang Jack dan penyihir Rose ke Dungeon 999F, sarang dari para slime.

A. Game.


Title: Dungeon999 
Developer: Moontm 
On/Off: Offline 
Sign-in: Alternative 
Size: 45MB 
Version: 1.51 (10 April 2016) 
Genre: RPG 
Rating: 3+ 
Ads(iklan): Yes 
In-app purchase: Yes (IDR 27,000 - 1,370,593) 
Downloads: 100,000+ 
Stars: 4.6 (17,983 users) 

 (data pada tanggal 26 Februari 2018) 

Note: APK yang dites atau dimainkan adalah APK versi pro dengan bonus 10 diamonds di awal.

B. Gameplay.

Kalau boleh bercerita sedikit, aku iseng mengunduh game ini karena lagi promosi (gratis) kemarin. Di keterangannya pula tertulis, "Game yang harus kalian mainkan sebelum mati". 

Mengambil premis yang sudah kusebutkan di awal artikel, game ini bisa dibilang tak terlalu memiliki storyline seperti game RPG pada umumnya. Kita hanya harus membasmi para slime yang berada di setiap lantai dungeon, atau tepatnya harus mengisi penuh energi mana sampai jumlah tertentu. 


Tak ada unsur petualangan atau menjelajahi berbagai tempat. Kita pun tak bisa bebas meloncat dari satu lantai ke lantai lain. Meski interaksi antara Jack dan Rose yang berspekulasi nama mereka diambil dari nama tokoh di film Titanic, dan sadar keduanya adalah karakter game cukup bisa dinikmati. Terdapat banyak lelucon di antara keduanya. 

Dan seperti nama game-nya, ada 999 lantai dungeon yang harus kalian taklukkan. Mulai dari lantai paling atas, sampai lantai paling bawah. Ya, hitungan lantai ini bukan dari bawah ke atas, tapi sebaliknya.

Untuk menaklukkan lantai 1 (dan seterusnya) agar bisa jatuh (baca: menuju) lantai 2, kalian harus memenuhi barometer mana yang tertera di tengah layar. Barometer mana ini akan diisi oleh Rose dengan mengangkat tongkat bunganya ke udara dan berkonsentrasi. Jika ia diserang oleh slime, maka konsentrasinya akan pecah dan dirinya tak dapat mengumpulkan energi mana. Di sinilah Jack menjadi seorang pahlawan.

Simpelnya, kalian berperan sebagai Jack untuk melindungi Rose yang sedang mengumpulkan energi mana. Jack akan menebas dan membasmi para slime yang mendekati dan menyerang Rose. Selain itu, Rose pun bisa membantu Jack membasmi musuh dengan sihirnya.


Total ada 12 sihir yang dimiliki Rose yang akan terbuka satu demi satu dengan koin atau berlian. Beberapa sihirnya adalah bola api, hentakan es, perpindahan tempat, sampai penyembuhan.


Para slime sendiri memiliki karakteristik berbeda di setiap sepuluh lantainya. Untuk 10 lantai pertama, slime-nya berwarna hijau muda yang memiliki kemampuan standar. Slime di lantai 11-20 berwarna kuning, memiliki kemampuan untuk menyerang dari jarak jauh. Lalu lantai 21-30 berwarna merah yang punya kemampuan mengembalikan damage dari serangan yang mereka terima, namun lemah terhadap sihir es Rose.


Dan jangan lupa, di setiap lantai kelimpatan sepuluh (10, 20, 30 dan seterusnya) kalian akan menghadapi bos slime. Satu-satunya cara menaklukkan lantai ini adalah mengalahkan bos tersebut.

Mungkin ini sedikit spoiler. Setelah kalian mencapai lantai 100, maka tak ada lagi jenis slime yang muncul. Slime di sini sama persis seperti di lantai 1-10, tapi memiliki level yang lebih tinggi. Begitu pula untuk lantai 111-120, slime-nya sama seperti lantai 11-20, tentunya dengan level yang lebih tinggi.

C. Control.

Tak ada tombol aksi untuk Jack. Kalian hanya perlu mengarahkannya agar dekat dengan slime, nanti ia akan menyerang sendiri secara otomatis. Kalian bisa menggunakan analog yang ada di bilah bawah atau menggunakan sapuan jari di layar untuk mengendalikannya.


Selain itu, ada fitur autopilot untuk Jack. Fitur ini ada di bawah bilah atas, tepat di kiri layar. Saat pertama kali memainkannya, Rose akan memberi penjelasan. Namun, saat kalian kalah, fitur ini tak akan berfungsi. Kalian butuh sebuah item untuk dapat menggunakannya lagi ketika kembali ke dungeon.

Kalian bisa membeli item tersebut di kota. Ada dua jenis, yaitu Jack's contract yang bisa ditebus seharga 100 koin untuk sekali main. Saat kalah, kalian harus beli lagi dengan harga lebih tinggi. Untuk pembelian ke-2 seharga 150 koin dan akan bertambah +50 koin di setiap pembelian selanjutnya. Atau kalian bisa membeli Jack's combat book, cukup beli sekali dan bisa digunakan selamanya, tapi dengan harga 20 Permata.

Lalu untuk Rose. Meski kalian tak bisa mengendalikannya, tapi kalian bisa menyuruhnya untuk menggunakan sihir dengan tombol aksi di samping tombol arah. Total ada 12 sihir yang bisa kalian dapatkan, tapi hanya bisa membawa 4 saja saat berada di dungeon.

D. Graphic.

Untuk game ukuran kecil, grafisnya sudah lumayan. Meski pun karakternya didasarkan pada bentuk 2D, tapi latarnya 3D. Dan entah kenapa aku merasa, grafis slime-nya terlihat lebih riil daripada si karakter utama.

E. Music.

Cukup enak di telinga. Mungkin kalian perlu mengatur volume sfx-nya agar tak terlalu keras. Dan di telingaku, suara efek dari pengumpulan mana itu kurang cakep.

F. Kesimpulan.

Game ini sederhana tapi memiliki gameplay yang unik. Interaksi antar Jack dan Rose pun terasa segar dengan berbagai lelucon yang muncul. Meski pun rasanya cuma membasmi slime di setiap lantai, tapi unsur adiktifnya cukup kuat. Apalagi ada fitur autopilot yang akan membuat jari kalian bersantai.


Basmi para slime untuk mendapatkan koin, dan gunakan benda itu untuk upgrade skill, membuka sihir, dan membeli item. Untuk kemudian, melihat akhir dari perjalanan panjang antara dua insan, Jack dan Rose, yang tentu saja tidak akan setragis di film Titanic.

Komentar

Postingan populer dari blog ini