Gaple (bukan judi) Review

Bagaimana rasanya main gaple di layar Android? Pasti beda dengan main gaple di pos ronda, kafe remang-remang, atau di belakang kandang sapi karena takut dirasia polisi. Meski demikian, sensasi saat melihat kartu-kartu itu berjejer sesuai aturan tetap terasa sama. Mengasyikkan.

A. Game.


Title: Gaple 
Developer: ParagiSoft 
Size: 1,5MB 
Version: 1.3 (6 Agu 2015) 
Genre: Card Game 
Rating: 3+ 
Ads(iklan): Yes 
In-app purchase : No 
Download: 5.000.000+ 
Stars: 4.0 (54.835) 

(data pada tanggal 21 Januari 2018)

B. Gameplay.

Dari nama game-nya sendiri sudah jelas, permainan ini menggunakan kartu domino yang terdiri dari 28 kartu. Setiap kartunya memiliki dua bidang yang berisi kombinasi mata (titik besar) antara 0 (tidak ada sama sekali) sampai yang paling besar, 6 mata. 


Seperti permainan domina pada umumnya, setiap pemain harus menyusun kartu sesuai bidang kartu yang dilempar untuk pertama kalinya di tengah. Misalkan yang dilempar adalah kartu kombinasi 2 mata dan 4 mata, maka ada dua jalur yang terbuka untuk diikuti. Setiap pemain harus mengambil kartu di tangannya yang memiliki 2 mata atau 4 mata, untuk dilempar ke tengah, sesuai dengan jalur yang terbuka tadi. 


Dalam game-nya sendiri ada beberapa peraturan yang bisa dipilih. Seperti, draw: pemain yang tak memiliki kartu yang sesuai dengan dua jalur, harus mengambil tumpukan kartu yang tersusun rapi di depannya. Atau main dengan aturan block:pemain yang tak memiliki kartu yang sesuai, dilewati begitu saja. Kalian bisa memilih peraturan seperti apa yang akan digunakan di dalam permainan lewat menu opsi. 


Selain itu, sebelum memulai permainan ada beberapa pilihan. Mau main berdua, bertiga, bertempat, atau secara tim, dua lawan dua. Sayangnya tidak ada opsi multiplayer. Kita hanya bisa lawan CPU saja, meski demikian sensasi main gaplenya tidak kalah menyasyikkan. 

Lebih menyenangkannya lagi, kalian bisa memainkannya sambil tiduran, nunggu El-Classico atau Liga Champion. Juga bisa dijadikan sebagai teman senasib saat menunggu pacar berdandan. Itu pun kalau udah punya pacar.

C. Control.

Kontrolnya sangat mudah, karena tak ada gamepad virtual. Hanya sentuh, sentuh, dan sentuh. Tidak perlu energi atau usaha khusus. Tak perlu pula sampai geregetan seperti game Flappy Bird, yang entah bagaimana kabarnya, di mana rimbanya, menakutkan kah mertuanya?

D. Graphic.

Grafisnya sederhana dengan latar belakang meja kayu. Tak ada tangan saat memegang kartu, hanya ada kartu yang dibalik pada setiap sisi layar yang menandakan sebagai kartu lawan. Sementara kartu sang player terbuka, seperti pada gambar. 


Sebagai pemanis, ada cangkir kopi dan cerutunya. Menimbulkan sensasi bahwa kita adalah mafia yang sedang memainkan gaple, bukan pemuda tanggung yang berkumpul di pos ronda. Menunggu janda lewat atau ditemui kuntilanak.

E. Music.

Tidak ada yang istimewa di dalam musiknya sendiri. Suara efek yang ditimpulkan pun biasa saja. Mungkin jika ada background musik dangdut bisa lebih mengena. Apalagi kalau saat kartu dilempar ke tengah, sound efeknya bukan sebuah kartu yang dibanting, tapi suara desahan wanita. Entah itu Ayu Tingting, Anisa Bahar, ataupun Luna Maya. Permainannya pasti akan lebih menegangkan.

F. Kesimpulan.



Untuk mereka yang ingin bermain gaple tapi enggan ke luar rumah, atau memang tak punya lawan tanding, game ini sangat direkomendasikan. Permainannya sederhana, tapi tetap menimbulkan sensasi main gaple yang sesungguhnya. Cocok untuk mengisi waktu luang, daripada ngelamun tidak jelas dan membuka situs-situs yang dilarang Ipo-chan, atau berangan-angan tentang kembalinya sang Mantan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini