Deadroom Review

Di game ini hanya pada adegan kematian saja yang begitu tragis, tapi juga begitu luar biasa indah.

A. Game.


Title: Deadroom 
Developer: AXGs Studio 
Size: 23MB 
Version: 4.0.5 (17 Nov 2017) 
Genre: Arcade 
Rating: 18+ 
Ads(iklan): Yes 
In-app purchase: No 
Download: 1.000.000+ 
Stars: 4.2 (8,774 users) 


 (data pada tanggal 25 Januari 2018)

A. Gameplay.

Gameplay dari game ini sangat sederhana, kalian masuk ke sebuah ruangan dan harus mencari pintu keluar di ruangan tersebut. 


Namun, seperti nama game-nya, Deadroom, ruangan tersebut penuh dengan alat-alat mematikan yang akan menjadi rintangan kalian, seperti lantai penuh baja runcing, tembakan api, sinar laser, bahkan robot cincin yang melayang. Meski kelihatannya robot ini tak terlihat berbahaya sama sekali, tapi sekali menyentuhnya tubuh kalian akan terbelah lima. 

Game ini tak menganut sistem nyawa atau HP, sekali bersentuhan dengan rintangan tersebut. Tamat sudah. Tapi karena itu game ini sangat mengasyikan, sebab meskipun mati beberapa kali, karakter utama akan hidup lagi di depan pintu masuk (di level yang lebih tinggi, ada savepoin hingga tak perlu lagi kembali ke pintu masuk)..


Pun tak ada sistem poin, hanya ada hitungan berapa banyak baterai yang diambil dan berapa banyak kalian mati di satu ruangan. Meskipun rasanya hitungan itu tak berarti sama sekali, karena game ini lebih mengfokuskan kepada tantangannya. 

Selain hal tersebut, kita bisa saja tak memedulikan benda berwarna hijau yang di sebut baterai. Kita bisa langsung mencari pintu keluar tanpa harus bersusah-susah mengumpulkan benda itu. Tapi, kalau kalian bisa mengumpulkan 500 baterai, kalian bisa membeli karakter baru di menu shop


Sayangnya, baik karakter biasa ataupun karakter yang dibeli, tak ada bedanya sama sekali, kecuali pada nama dan tampilannya saja. Meski ia bernama Ninja sekalipun. 

Hal tersebut cukup masuk akal, mengingat game ini tidak fokus pada pertarungan ataupun mengalahkan musuh, tapi fokus pada mencari pintu keluar dengan menghindari berbagai halangan.


Selain membeli karakter dengan sebuah baterai, kita juga bisa mendapatkan karakter tersebut secara gratis dengan membuka sebuah kotak yang berada di tempat-tempat tertentu. 


Tapi tidak semudah itu. Kita membutuhkan keberuntungan. Saat kotak dibuka, akan ada anak panah seperti jarum jam berputar, kemudian perlahan melambat. Jika jarum jam terebut berhenti di bidang putih, artinya kalian tak mendapatkan apa-apa. Jika berhenti di bidang hijau, baru bisa mendapatkan karakter gratisnya.

C. Control.


Kontrolnya sangat mudah. Hanya ada tiga tombol, dua di kiri layar untuk menggerakan karakter ke kanan atau ke kiri, dan tombol lombat di kanan layar.

D. Graphic.

Grafisnya sendiri bisa dibilang minimalis, didominasi oleh warna hitam putih, dan berdasarkan bentuk 2D. Meski begitu, gerakannya cukup halus, bahkan terkesan sangat baik. 


Yang paling menonjol dari grafisnya adalah, saat karakter terkena jebakan atau tembakan. Badannya langsung terbelah dan kepalanya lepas, serta muncratan darah yang mengenai dinding dan benda di sekitarnya, termasuk pada benda yang membuatnya tewas, terlihat begitu realistis.

Darah ini masih tetap ada selama beberapa saat, meskipun si karakter sudah kembali hidup dan mencari pintu keluar lagi.

E. Music.

Tidak ada yang spesial dari musiknya, tapi tetap terasa enak di telinga. Sound efek saat berlari atau pun mati mengenaskan cukup pas.

F. Kesimpulan.



Game yang terlihat sederhana ini, ternyata begitu apik. Baik dari segi grafis maupun permainannya sendiri. Dan meskipun tak ada beberapa unsur game pada umumnya, tapi suasana tantangannya (yang membuatny begitu adiktif) tetap terasa. Seakan-akan game ini berkata, "Mampukah kalian menaklukkan setiap level yang ada?"

Komentar

Postingan populer dari blog ini